Ketua DPR Kabupaten Sarmi Hadiri Pembukaan Manasik Haji Terintegrasi 1447 H/2026 M
Sarmi, 17 Februari 2026 — Ketua DPR Kabupaten Sarmi, Muhamat Asari Tiris, S.A.P., menghadiri kegiatan pembukaan Manasik Haji Terintegrasi Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447 H/2026 M yang dilaksanakan di Masjid Raya Nurul Islam Sarmi, Selasa (17/2/2026).
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Sarmi, Dominggus Catue, S.K.M., M.Kes., dan turut dihadiri Wakil Bupati Sarmi Hj. Jumriati, S.H., unsur Forkopimda, tokoh agama, panitia penyelenggara, serta calon jamaah haji dari berbagai distrik di wilayah Kabupaten Sarmi.
Manasik haji terintegrasi yang diselenggarakan oleh Kementerian Haji dan Umroh ini merupakan tahapan penting dalam pembinaan dan pembekalan bagi calon jamaah haji sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci. Ketua DPR Kabupaten Sarmi menyampaikan bahwa manasik haji bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan proses pembelajaran yang harus diikuti secara serius oleh seluruh calon jamaah. Ia menegaskan bahwa kesiapan berhaji tidak hanya terkait administrasi, melainkan juga kesiapan fisik, mental, serta spiritual.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sejak dini, mengingat ibadah haji merupakan ibadah fisik yang membutuhkan stamina yang baik.
Sementara itu, Ketua DPR Kabupaten Sarmi Muhamat Asari Tiris juga mengapresiasi atas terselenggaranya manasik haji terintegrasi yang menjangkau hingga tingkat kecamatan sehingga memudahkan masyarakat memperoleh pembinaan secara langsung.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya umat Muslim yang akan menunaikan rukun Islam kelima.
Ia menekankan agar para calon jamaah mengikuti seluruh rangkaian manasik dengan disiplin dan sungguh-sungguh, karena pengetahuan yang diperoleh selama pembinaan akan menjadi pedoman saat berada di Tanah Suci.
“Kesempatan menunaikan ibadah haji adalah panggilan Allah SWT yang tidak semua orang mendapatkannya. Karena itu, para jamaah harus mempersiapkan diri sebaik mungkin, baik secara ilmu, kesehatan, maupun mental,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para jamaah untuk menjaga kebersamaan, saling membantu sesama jamaah, serta mematuhi arahan petugas haji agar pelaksanaan ibadah berjalan tertib dan lancar.
Selain itu, Ketua DPR berharap para jamaah dapat menjaga nama baik daerah selama berada di Arab Saudi dengan menunjukkan sikap santun, disiplin, dan menghormati aturan yang berlaku.
“Bapak dan ibu bukan hanya menjalankan ibadah pribadi, tetapi juga membawa nama Kabupaten Sarmi. Jaga sikap, jaga kesehatan, dan ikuti arahan pembimbing agar semua rangkaian ibadah berjalan dengan baik,” tambahnya.
Kegiatan pembukaan berlangsung khidmat dan penuh antusias. Para calon jamaah terlihat mengikuti materi dengan serius serta aktif bertanya kepada pembimbing mengenai teknis pelaksanaan ibadah.
Melalui Manasik Haji Terintegrasi Tahun 1447 H/2026 M ini diharapkan seluruh calon jamaah haji Kabupaten Sarmi dapat memahami rukun, wajib, dan sunnah haji secara menyeluruh sehingga mampu melaksanakan ibadah dengan tertib, aman, dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.